Viral Foto Jamur Jari Mayat, Ini Deretan Faktanya

Sugeng rawuh Ebadi di Portal Ini!

Ebadi Education – Virus karena bentuknya seperti jari-jari hitam mayat. Jamur ini memiliki nama aneh ‘Jari Mati’. Viral Foto Jamur Jari Mayat, Ini Deretan Faktanya

Terakhir kali ada tweet bernama @jellypastaa yang membagikan gambar dan cerita jamur aneh dan menakutkan. Jamur ini berbeda dengan jamur lainnya, karena bentuknya menyerupai jari-jari manusia yang membusuk atau jari-jari mayat.

“Saya menemukan jari manusia mati di bawah pohon. Ternyata itu jamur, dan saya kira jamur itu hiasan Halloween,” jelas Regan Daniels dari North Carolina pembuat jamur tersebut.

Meski menakutkan, jamur ini sudah ada sejak lama. Berikut beberapa fakta menarik jamur kaki kadaver yang bakal bikin penasaran. Xylaria Polimorfa Rayakan Ulang Tahun ke-56, Ini Harapan PPM School

Biasa disebut Dead Man’s Finger, jamur ini memiliki nama latin Xylaria Polymorpha. Jamur ini termasuk dalam kategori saprobik dan banyak ditemukan di hutan.

Jamur tidak tumbuh di tanah yang luas, tetapi tumbuh di bawah pohon atau pohon yang membusuk. Saat sudah tumbuh, bagian atas jamur yang bentuknya seperti jari manusia itu menonjol dari pohonnya.

Oleh karena itu, ia menyerupai tangan mayat yang tertancap di bawah pohon. Jamur ini umum ditemukan di seluruh Amerika Utara dan Eropa.

Karena penampakannya yang tidak biasa dan menakutkan, penampakan tangan orang mati membuat heboh media sosial. Saat foto jamur yang diposting Regan Daniels beredar online, banyak yang mengira foto Regan adalah jari kaki manusia.

Sejak foto jamur ini viral, banyak peselancar lain yang berbagi pengalaman serupa. Karena itu, situs media sosial seperti Facebook dan Twitter dibanjiri gambar mayat mengerikan tersebut.

Bentuknya sangat beragam, ada yang terlihat seperti jari manusia berwarna hitam. Ada juga yang bentuknya seperti kaki hitam dan membusuk. 223 tahun

Meski tak sepopuler jamur lainnya, ternyata jamur jari mati sudah berusia 223 tahun.Jamur ini pertama kali ditemukan pada tahun 1797 oleh Christian Hendrik Persson. Setelah itu banyak bermunculan jamur aneh lainnya.

Kemudian pada tahun 1824, nama latin jamur ini diubah menjadi Xylaria polymorpha yang dikenal hingga saat ini. Uniknya, jamur ini banyak ditangani oleh ahli mikologi atau spesialis jamur yang mempelajarinya.

Selain di Eropa dan Amerika Utara, jamur ini juga banyak ditemukan di kawasan Asia Tenggara. Ukuran jamur ini sangat bervariasi dengan rata-rata panjang 3-8 cm.

Berbeda dengan jamur kuping atau jamur shiitake, jamur jari orang mati biasanya tidak bisa dimakan. Menurut Chef Alan Bargo, sebagai pemburu jamur, jamur ini tidak aman dikonsumsi sebagai makanan.

“Saya sudah berkali-kali makan jamur Xylaria dan tidak ada efek samping apa pun. Rasanya juga enak. Namun menurut banyak penelitian yang ada, ditemukan bahwa jamur ini mengandung racun dan flutoksin yang merupakan jenis jamur beracun paling mematikan di dunia, ” jelasnya.

Alan menjelaskan, meski enak, ia tidak sakit setelah memakan jamur ini. Dia tidak mau makan jamur ini. Menurutnya, ada banyak jamur enak di dunia, namun teksturnya yang keras juga harus diperhatikan Viral Foto Jamur Jari Mayat, Ini Deretan Faktanya

Beberapa orang mencoba memakan tangan orang mati. Kalau teksturnya keras banget, mirip kayu. Namun banyak juga yang menyukainya karena enak dan rasa jamurnya yang kuat.

“Aku pernah coba makan jamur ini. Rasanya umami dan sedikit creamy seperti mentega, meski akhirnya agak pahit,” ujar salah satu warganet.

Meski jarang dimakan, saya sering makan jamur segar. Penting untuk mengetahui jamur mana yang aman dan mana yang tidak, namun menurut saya anak kecil dan orang tua sebaiknya tidak makan jamur mentah. “Karena sistem pangan sedang menyusut,” kata situs lain. Seorang anggota organisasi masyarakat yang dicurigai polisi tewas tertabrak, dibunuh oleh temannya. Polisi masih menyelidiki jenazah salah satu anggota keluarga (ORMS) Indra Zulkarnan yang ditemukan membusuk di rumahnya di Desa Pondok Sina, Kecamatan Beji. Ebadi 11 Februari 2024