Toyota Indonesia Bicara Target Ekspor Tahun Ini, Capai 300 Ribu Unit

Wecome Ebadi di Situs Kami!

Ebadi, Jakarta – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) angkat bicara soal target ekspor mobil tahun ini. Menurut mereka, tahun 2024 akan menjadi tahun yang sulit karena masih dibayangi ketidakpastian perekonomian global. Toyota Indonesia Bicara Target Ekspor Tahun Ini, Capai 300 Ribu Unit

Hal tersebut dibenarkan langsung oleh Direktur Utama PT TMMIN Nandi Julyanto dalam keterangan resminya. Ia berharap Indonesia menjadi salah satu negara pendukung pertumbuhan ekonomi positif sehingga dapat berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi.

“Kami menargetkan peningkatan angka ekspor kendaraan merek T sebesar 3 persen atau setara pada tahun 2023 hingga mencapai level 300.000 unit,” kata Nandi seperti dikutip Tempo hari ini, Kamis, 11 Januari 2024.

“Kami melakukan sejumlah upaya untuk mempercepat kinerja ekspor industri otomotif dalam negeri dengan menawarkan rangkaian lengkap kendaraan listrik untuk memenuhi kebutuhan konsumen global,” tambahnya. Perampasan Porsche Gagal karena Maling Tak Bisa Mobil Manual

TMMIN melaporkan, sejumlah lembaga global memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia masih di angka 5 persen, antara lain IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi sebesar 5 persen, Bank Dunia sebesar 4,9 persen, dan pemerintah menargetkan pertumbuhan sebesar 5,2 persen. Mengingat sejumlah kondisi yang dihadapi Indonesia tahun lalu, prediksi tersebut sangatlah tinggi.

Sektor otomotif Indonesia merupakan salah satu penopang perekonomian nasional yang menyumbang hingga 4 persen terhadap total produk domestik bruto (PDB). Penyerapan tenaga kerja pada rantai nilai industri otomotif juga bisa mencapai lebih dari 1,5 juta pekerja.

“Industri otomotif dalam negeri akan menjadi sektor prioritas penopang perekonomian, karena potensi Indonesia sebagai pemain kunci dalam industri kendaraan berteknologi ICE yang ramah lingkungan, serta pertumbuhan yang sangat menjanjikan untuk kendaraan listrik,” ujar Wakil Presiden dan Direktur PT TMMIN. Bob Azam.

“Didukung oleh sumber daya manusia yang kompetitif dan sumber daya alam yang melimpah, Indonesia memiliki potensi untuk menjadi pemain global dalam produksi dan ekspor industri otomotif konvensional dan elektrifikasi. “Kinerja positif kedua teknologi ini juga 1 juta per tahun. yang membutuhkan dukungan pemerintah melalui kebijakan keringanan pajak, lebih dari satu unit akan meningkatkan kesadaran akan besarnya pasar dalam negeri,” pungkas Bob Azam.

Pilihan Editor: Ekspor Toyota turun 3% menjadi 285.000 pada tahun 2023

Apakah Anda ingin mendiskusikan artikel di atas dengan editor? Bergabunglah bersama kami di member.Ebadi/komunitas, pilih grup GoOto

Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan sepeda motor mencapai 592.658 unit pada Januari 2024. Selengkapnya

Perubahan arah baru ini dilakukan Daihatsu pasca skandal pengujian keselamatan. Belajarlah lagi

Kabarnya, Toyota GR 86 terbaru akan diluncurkan pada tahun 2025 dan akan mengusung mesin turbo tiga silinder yang terintegrasi dalam sistem hybrid. Belajarlah lagi

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyebutkan alasan masih rendahnya ekspor kendaraan niaga Tanah Air. Belajarlah lagi

Toyota termurah di Auto2000 adalah All New Calya mulai Rp 164,7 Jutaan. Belajarlah lagi

Bank Dunia alias Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 4,9% pada tahun 2024. Baca Selengkapnya Toyota Indonesia Bicara Target Ekspor Tahun Ini, Capai 300 Ribu Unit

Provinsi Sulawesi Utara berhasil mencapai terobosan besar setelah mengekspor berbagai barang langsung ke Tiongkok. Belajarlah lagi

Daripada menggunakan brosur kertas, Toyota menggunakan website dan brosur online sebagai katalog alternatif bagi calon konsumen. Belajarlah lagi

Menkeu memperkirakan penjualan kendaraan listrik murni dan hybrid Airlan di Tanah Air bisa mencapai 200.000 unit per tahun. Belajarlah lagi

Mitsubishi Motors Corporation (MMC) mengumumkan akan mulai mengekspor Mitsubishi Xforce buatan Indonesia. Apa negara tujuan? Belajarlah lagi