Fakultas Kedokteran Gigi Unpad Akui Kerja Sama dengan Pinjol

Ebadi, Bandung – Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran (FKG Unpad) mengaku bekerja sama dengan perusahaan financial technology penyedia pinjaman online bernama Pinjol untuk membayar biaya kuliah. Menurut Wakil Dekan FKG Unpad Endang Syamsudin, dari kerja sama tersebut, beberapa mahasiswa mengajukan pinjaman.

Namun, diakui Endang, setelah dilakukan evaluasi oleh FKG Unpada, kerja sama dengan lembaga perkreditan tersebut berakhir. “Kerja sama dengan Danacit hanya akan berlangsung selama satu tahun dan tidak akan diperpanjang,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Minggu malam, 28 Januari 2024.

Kerja sama FKG Unpad dan Danacit, kata Endang, berdasarkan kesepakatan pada tahun 2021 untuk jangka waktu satu tahun. Selama periode ini ada beberapa lamaran dari mahasiswa ke Danacit.

Setelah melalui proses di Danacitta, fakultas akan diminta melakukan verifikasi. “Untuk memastikan status mahasiswa terdaftar dengan benar sebagai mahasiswa dan besaran pengajuannya sesuai dengan besaran Single Tuition Account (UCT),” ujarnya.

Endang mengklaim, berdasarkan tanggapan mahasiswa penerima pinjaman Danacite, pencairan pembayaran berjalan lancar. Dia mengatakan pinjaman mahasiswa tidak ada masalah dalam pembayaran kembali Danacit Alasan kerjasama dengan Piñol

Dia tidak membeberkan alasan penghentian kerja sama saat itu. Endang hanya menjelaskan, kerja sama FKG Unpada dengan perusahaan perkreditan tersebut didasarkan pada kondisi perekonomian.

Menurutnya, sejak pandemi banyak orang tua siswa yang terkena dampak ekonomi, khususnya pada tahun 2021. Beberapa orang tua siswa telah mengajukan keringanan pembayaran UKT dengan berbagai skema. “Pengurangan, pengembalian dana, bahkan pelepasan,” kata Endang.

Fakultas kemudian mencoba membantu mahasiswa yang terkena dampak melalui berbagai mekanisme sesuai dengan kebijakan penyesuaian biaya kuliah seragam Universitas Pajađaran.

Berdasarkan hasil pertimbangan usulan dan data pendukung, usulan penyesuaian UKT berupa pengecualian dan pengurangan UKT disampaikan di Universitas Pađaran. Hasil penyesuaian UKT Universitas Padjadjaran antara lain adalah pemberian beasiswa kelanjutan studi bagi sejumlah mahasiswa FKG Unpad.

Bagi mahasiswa lain yang masih kesulitan membayar UKT, FKG Unpad menyediakan beasiswa konfirmasi, beasiswa alumni FKG Unpad dan beasiswa lainnya. Sedangkan bagi mahasiswa yang masih memiliki sumber daya finansial, fakultas memberikan alternatif lain, antara lain melalui pihak ketiga yaitu Danacit.

Kepala Biro Komunikasi Publik Dandi Supriadi mengatakan kerja sama FKG Unpad dan Danacit merupakan kebijakan independen fakultas dengan sepengetahuan rektor. “Kerja sama pada dasarnya dialihkan ke unit kerja atau fakultas, termasuk proteksi dan analisis risiko,” ujarnya seraya menambahkan fakultas dapat berkonsultasi dengan bagian keuangan Rektorat Unpad.

Sebelumnya diberitakan, sebuah perusahaan pinjaman online bernama Pinjol menawarkan jasanya kepada Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Padjadjaran (BEM Unpad). Viral pula di media sosial bahwa Danacita merupakan partner resmi Institut Teknologi Bandung (ITB). Danacita bekerjasama dengan banyak universitas

Sementara itu, Danacita mendeklarasikan dirinya sebagai platform kredit dengan solusi keuangan bagi pelajar, mahasiswa dan profesional untuk belajar di institusi pendidikan tinggi dan program profesional. Danacita mengaku telah menjalin kerja sama dengan sejumlah universitas.

“Melalui pendanaan pendidikan yang terjangkau bagi pelajar, mahasiswa, dan profesional yang ingin meningkatkan kapasitasnya,” demikian bunyi situs resminya, seperti dikutip Jumat, 26 Januari 2024.

Pilihan Editor: 6 Rudal Hipersonik yang Menjadi Senjata Paling Berbahaya Saat Ini

Di Unpad, terbuka 16 posisi bagi calon lulusan SMK, D3, hingga D4/S1. Lebih terinci

LPSK akan melaporkan intimidasi dan kekerasan terhadap dua kegiatan mahasiswa tersebut kepada pemilik rumah. Lebih terinci

Organisasi Poros Nasional Buruh dan Mahasiswa melakukan protes terhadap pemilu 2024 di KPU. Lebih terinci

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami memberikan nasehat kepada para mahasiswa yang berkesempatan mendapatkan beasiswa untuk belajar di Gyeongnam Namhae University.

Tim mahasiswa UI ini mempunyai permainan bernama VETANI | Orang-orangan Sawah Tertembak. Lebih terinci

Prestasi ini dapat menjadi semangat bagi seluruh mahasiswa FKUI untuk terus berprestasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan dunia kesehatan. Lebih terinci

OJK mengenakan sanksi administratif kepada pengguna kredit yang tidak mematuhi aturan tersebut. Lebih terinci

Sebelumnya, ICT Institute meminta KPU RI menjelaskan perbedaan penggunaan data center antara domain KPU dan Sirekap. Lebih terinci

Aplikasi Sirekap yang dianggap menjadi biang kericuhan dan kecurangan pada Pilkada 2024 pertama kali dikembangkan ITB pada tahun 2020. Lebih terinci

Kompetisi Piano La Pianista merupakan kompetisi piano internasional yang diselenggarakan oleh La Pianista Music bersama dengan MILKU. Lebih terinci

Pakar Ekonomi Unair Menanggapi Kontroversi Pembayaran UKT via Pinjol: Berpotensi Menjebak

Ebadi, Jakarta – Biaya Kuliah Seragam (UKT) merupakan biaya yang harus dibayar mahasiswa setiap semester di universitas. Nilai ini tergantung pada kelompok UKT mahasiswanya. Mahasiswa harus membayar mahal untuk UKT.

Mengantisipasi hal tersebut, salah satu perguruan tinggi di Indonesia, Institut Teknologi Bandung (ITB), menawarkan alternatif pembayaran UKT melalui pinjaman online (pinjol) dengan penyedia PT Inclusive Finance Group atau Danacita. Namun rupanya alih-alih meredam permasalahan, justru menimbulkan kericuhan di kalangan pelajar dan masyarakat.

Bunga pinjaman super

Menanggapi hal tersebut, Universitas Airlangga (Unair) Imron Mawardi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) mengatakan, meskipun pada awalnya dapat membantu, solusi jangka pendek ini dapat menjebak mahasiswa dalam siklus utang. terhadap suku bunga pinjaman yang luar biasa

Imron melanjutkan, “Jika ada mahasiswa yang mempunyai masalah, diberikan pinjaman dengan bunga sehingga mempersulit mahasiswa tersebut.” Keterangan tertulis Senin 12 Februari 2024.

Diungkapkannya juga, suku bunga yang ditawarkan Danasita sangat tinggi yakni 1,75% fixed per bulan atau setara 21% per tahun. Jika suku bunga tetap diubah menjadi persentase efektif seperti bunga hipotek, maka setara dengan 42%. Itu lebih dari tiga kali lipat tingkat hipotek.

“Pinjaman ini bisa menjadi nilai yang baik, namun tidak bagi mahasiswa yang kesulitan. Lebih mudah bagi pekerja yang ingin sertifikasi dan mengikuti kursus karena belum mempunyai uang,” ujar dosen FEB ini. bukan untuk siswa yang kesulitan membayar.”

Tidak masalah

Menurut Imron, perguruan tinggi seharusnya bisa memberikan solusi terbaik tanpa bunga seperti membayar biaya. Universitas dapat bermitra dengan lembaga sosial untuk memberikan dukungan.

“Di Unair, mahasiswa yang kesulitan membayar UKT dapat mengajukan pengembalian tanpa bunga. Selain itu, Unair juga memiliki Pusat Pengelolaan Dana Masyarakat (Puspas) yang dibentuk untuk membantu mahasiswa dan tenaga kependidikan yang kesulitan. orang tua. Dan itu berasal dari sumbangan masyarakat.”

Selain itu, dosen FEB ini menjelaskan alternatif lain adalah dengan menggunakan Dana Pendidikan Tetap yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). LPDP saat ini mengelola dana sebesar Rp 140 triliun yang meningkat setiap tahunnya berkat pendapatan investasi dan dana tambahan pendidikan yang dialokasikan melalui APBN.

Sebelumnya, Kepala Kantor Komunikasi dan Humas Institut Teknologi Bandung (ITB) Naomi Haswanto mengumumkan kerja sama ITB dengan platform peer-to-peer (P2P) lending, pinjaman online (pinjol) Danakita, dalam penyaluran UKT kepada mahasiswa.

Naomi kepada Tempo pada 25 Januari 2020 mengatakan, “ITB menggandeng lembaga keuangan non-bank (LKBB) yaitu Danakita sebagai alternatif pembayaran UKT non-mahasiswa. Menurutnya kerjasama ini tentunya bermanfaat bagi mahasiswa karena biaya kuliahnya mudah.

Naomi mengatakan Danakita akan menawarkan pinjaman berbunga kepada peminjam mahasiswa. Ia mengatakan sistem ini merupakan salah satu alternatif untuk membantu siswa dalam memilih.

Oleh karena itu, ITB menyadari bahwa tidak semua orang bisa mendapatkan uang di bank karena membutuhkan agunan, dan tidak semua orang mampu membayar dengan kartu kredit, sehingga dapat memilih sistem lain (Financial Technology System) berdasarkan kemampuannya. ” Dia berkata.

Ia menegaskan, setiap siswa mempunyai pilihan untuk melakukan pembatasan. “Pilihan mahasiswa untuk membayar BPP (biaya sekolah sementara) berbeda-beda, mau bayar apa saja, semua ada di tangan mahasiswa,” ujarnya.

Selalu update informasi terkini. Tunggu berita pilihan Ebadi dan beritanya di update telegram Ebadi. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Pertama, Anda perlu menginstal aplikasi Telegram.

Lucataro akan melaporkan intimidasi dan kekerasan terhadap aktivitas kedua mahasiswa tersebut ke LPSK. Baca selengkapnya

Dosen Departemen Politik Unair ini mengatakan, “Merupakan hal yang wajar jika mengadu ke Mahkamah Konstitusi atas hasil Pilpres 2024 yang dilakukan kubu Ennis-Kak Iman dan Ganjar-Mahfoud.” Baca selengkapnya

Organisasi Buruh dan Mahasiswa Nasional memprotes pemilu 2024 di KPU. Baca selengkapnya

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami berpesan kepada mahasiswa yang berhak menerima beasiswa untuk belajar di Universitas Gyeongnam Namkha

Ini adalah antarmuka pengguna WETANI yang dibuat oleh tim mahasiswa Karakov dalam sebuah permainan bernama baca lebih lanjut

Prestasi ini dapat menginspirasi seluruh mahasiswa FKUI untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat dan dunia kesehatan. Baca selengkapnya

OJK mengenakan sanksi administratif kepada peminjam yang tidak mematuhi aturan tersebut. Baca selengkapnya

La Pianista Piano Competition merupakan kompetisi piano internasional yang diselenggarakan oleh La Pianista Music bekerja sama dengan MILKU. Baca selengkapnya

Lukaro membeberkan waktu terjadinya kekerasan terhadap mahasiswa pada demonstrasi Geudng MK sehari sebelum pemilu. Baca selengkapnya

Para dokter di lima rumah sakit terbesar di Korea Selatan berencana mengundurkan diri secara massal untuk memprotes peningkatan kuota mahasiswa kedokteran. membaca sepenuhnya

ITB Pertahankan Kerja Sama dengan Danacita, Warek: Jangan Coba Memutarbalikkan Kata-kata

Ebadi, Jakarta – Institut Teknologi Bandung (ITB) mengumumkan akan terus menjaga kerja sama antara PT Inclusive Finance Corporation (Danacita) sebagai satu-satunya pilihan pembayaran uang sekolah (UKT) bagi mahasiswa.

Wakil Presiden Bidang Keuangan, Perencanaan dan Pembangunan ITB, Muhammad Abduh mengatakan di Bandung, Rabu 31 Januari 2024: “Kerja sama tidak akan ada habisnya karena tidak ada kendala dalam kegiatan yang dilakukan karena ini adalah pasar”.

Abduh menambahkan, pihaknya membuka pintu bagi lembaga financial technology (fintech) lain di Indonesia untuk bermitra dengan ITB sebagai alternatif mahasiswa membayar UKT.

“Kalau kita lihat, fintech itu sebuah inovasi, dan Indonesia juga perlu kita kendalikan, agar fintech dari luar tidak masuk ke Indonesia, dan itu sangat mungkin terjadi,” ujarnya.

Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa kerjasama dengan Danacita bertujuan untuk membantu mahasiswa yang mempunyai kendala dalam membayar UKT dan ITB sama sekali tidak mengambil keuntungan dari kerjasama tersebut.

“Jangan coba-coba memutarbalikkan kata, Danacita itu kerjasama dengan ITB untuk membantu mahasiswa yang kesulitan keuangan, tidak ada hubungannya dengan pendapatan ITB, pendapatan ITB itu ketika mahasiswa membayar,” ujarnya.

Meski demikian, Abduh menekankan pentingnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam melakukan pengawasan terhadap lembaga fintech lainnya di Indonesia. Tentu saja, apa yang boleh dan apa yang tidak, OJK harus hadir, kata Abduh. Posisi OJK sangat penting.”

Sementara itu, Direktur Keuangan ITB Anas Maruf menjelaskan, dalam proses pelaksanaannya, Danacita untuk pertama kalinya melakukan seleksi ketat terhadap mahasiswa yang akan meminjam di lembaga keuangan tersebut.

“Dari total pelamar, lebih banyak yang ditolak daripada diterima karena alasan apa?” “Karena sistem pinjaman ini tidak ada agunan, maka Danacita pasti akan melakukan screening yang ketat,” kata Anas.

Anas memastikan uang yang dipinjam mahasiswa dari Danacita ditransfer langsung ke rekening institusi kampus dan bukan ke rekening pribadi mahasiswa atau walinya.

“Dana yang disetujui untuk pinjaman akan ditransfer langsung ke ITB dan bukan melalui mahasiswa. Beliau mengatakan: “Sehingga setelah transfer selesai, mahasiswa dapat langsung mengecek status akademik yang telah dibayarkan mahasiswa tersebut ke UKT.”

Sebelumnya, media sosial marak dengan fasilitas ITB yang menawarkan layanan pinjaman online (pinjol) bagi mahasiswa untuk membayar UKT. Informasi ini diposting oleh jejaring sosial X dengan nama akun @ITBfess.

Dalam cerita yang ditulis di media sosial, layanan ini disediakan ITB bekerja sama dengan Danacita yang menyalurkan pinjaman mahasiswa.

Pilihan Editor: Tanggapan Mahfud Md saat ditanya penggantinya

OJK telah mengeluarkan sanksi administratif terhadap peminjam yang tidak mematuhi aturan tersebut. Baca selengkapnya

Sebelumnya, lembaga IT meminta KPU Indonesia menjelaskan perbedaan penggunaan data center antara domain KPU dan Sirekap. Baca selengkapnya

Aplikasi Sirekap yang dianggap sebagai sumber kericuhan dan kecurangan pada Pemilu 2024, pertama kali dikembangkan ITB pada tahun 2020. Baca Selengkapnya

Kebaruan Sirekap yang dikembangkan ITB antara lain kemampuan aplikasinya dalam membaca atau menerjemahkan angka. Baca selengkapnya

Top 3 berita tekno terkini Senin pagi ini 19 Februari 2024 dari laporan cuaca BMKG kemarin. Baca selengkapnya

Instruktur ITB Agung Harsoyo mendukung evaluasi komprehensif dan perbaikan Sistem Informasi Rangkuman atau Sirekap karena terdapat kendala. Baca selengkapnya

Kesalahan Sirekap saat membaca data pada form C1 sejauh ini belum dapat disimpulkan penyebabnya. Baca selengkapnya

Top 3 berita teknologi terkini Minggu pagi 18 Februari 2024 dipimpin oleh artikel tentang Rangkuman Aplikasi Sistem Informasi atau Sirekap. Baca selengkapnya

Pakar IT ITB menilai kesalahan pada sistem Sirekap tidak beralasan. Baca selengkapnya

Diakui KPU, terdapat selisih hasil antara perolehan suara sementara di Formulir C dengan perolehan suara Sirekap dari ribuan TPS. Baca selengkapnya

KPPU Perpanjang Penyelidikan Dugaan Kartel Bunga Pinjol hingga 6 Maret 2024

Ebadi. JAKARTA – Komisi Pengawas Persaingan Ekonomi atau KPPU memperluas penyidikan terhadap kartel penetapan bunga pinjaman peer-to-peer online atau pinjaman Pinjoli.

Terkait pemeriksaan Panjole, kami perpanjang mulai tanggal 22 Januari hingga 6 Maret, kata Komisioner KPPU Goprera Pangabean, Selasa, 6 Februari 2024. Hal itu ia sampaikan dalam pertemuan di Jakarta.

Sebagai informasi, batas waktu pemeriksaan pertama adalah 60 hari kerja hingga 19 Januari 2024. Apabila diperlukan, penyidikan dapat diperpanjang selama 30 hari kerja.

“Seperti yang kami katakan, kami sedang menyelidiki beberapa pelapor,” kata Goprara.

Selain itu, kata dia, kerja sama pelapor dan saksi mempengaruhi kecepatan proses pengumpulan saksi. Menurutnya, bukti tersebut sangat penting untuk ditemukannya pelanggaran.

Jadi, kami masih mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan dari pihak pemberi pinjaman, peminjam, saksi-saksi lain, dan asosiasi, jelas Goprara.

Dalam pengumuman resmi sebelumnya, KPPU mencatatkan 44 penyedia layanan pinjaman peer-to-peer. Pemberi pinjaman tunduk pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999; Secara khusus, ada dugaan pelanggaran Pasal 5. Dari pemeriksaan awal, KPPU mengaku telah memperoleh bukti.

Pilihan Redaksi: Bingung bayar pakai pinjaman UKT; KPPU akan mengunjungi ITB.

Beras Komisi Pengawas Persaingan Ekonomi atau KPPU menemukan harga komoditas pokok seperti gula pasir dan lada berada di atas harga eceran maksimum (HET). Baca selengkapnya

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dikejutkan dengan kematian pembangkang Rusia Alexei Navalny. Baca selengkapnya

Kami memperingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan pinjaman atau rentenir ilegal. Satgas yang ditunjuk meminta kewaspadaan. Baca selengkapnya

Presiden Jokowi yang ingin bertemu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri masih belum menyerah. Baca selengkapnya

Tidak jarang mahasiswa mengeluarkan uang untuk UKT dalam jumlah besar, di luar kemampuan mereka. Baca selengkapnya

Komisi Pengawas Persaingan Ekonomi (KPPU) mencatat banyak harga bahan pokok seperti lada yang mengalami kenaikan sebesar 172 persen. Baca selengkapnya

Komisi Pengawas Persaingan Ekonomi atau KPPU menemukan kekurangan beras dan gula. Baca selengkapnya

KPPU menawarkan sistem penyediaan atau distribusi bahan bakar penerbangan multi-profil untuk menurunkan harga tiket pesawat. apakah itu efektif Baca selengkapnya

Pertamina telah menjawab permintaan Komisi Pengawas Persaingan Ekonomi (KPPU) untuk membuka akses terhadap pasar avtur dan beberapa penyedia. Baca selengkapnya

Pemberitaan kasus Buteth Kartarejasa dihentikan. Namun laporan kasus Ayman Vitaxono belum dicabut. Baca selengkapnya

Klarifikasi ITB soal Pinjaman Online untuk Bayar UKT

Ebadi, Bandung – Institut Teknologi Bandung menerima kerja sama dengan lembaga non-bank sebagai salah satu pilihan metode pembayaran uang kuliah tunggal (UKT). Menurut Naomi Haswanto, Kepala Komunikasi dan Humas ITB, kebijakan tersebut serupa dengan perguruan tinggi negeri dan swasta lainnya.

“ITB bekerja sama dengan lembaga non bank yang mendapat izin dari OJK (Otoritas Jasa Komersial) untuk tata cara pembayaran SPP mulai Agustus 2023,” kata Naomi, Jumat, 26 Januari tahun 2024.

Menjelang Semester II 2023/2024, mahasiswa ITB dapat mengisi Formulir Rencana Studi (FRS) di Sistem Informasi Kelembagaan (SIX) setelah menyelesaikan UKT Semester 2023/2024 dan UKT semester sebelumnya. Untuk metode pembayaran, mahasiswa memiliki banyak pilihan yang ditawarkan oleh berbagai bank, kata Naomi.

“Pembayaran dapat dilakukan melalui layanan virtual account dan kartu kredit, serta melalui lembaga non bank khusus pendidikan yang terdaftar dan diawasi oleh OJK,” kata Naomi.

Pasalnya, hingga Desember 2023, sebanyak 1.800 mahasiswa ITB akan mengajukan keringanan UKT. Dari jumlah tersebut, 1.492 mahasiswa bebas mencicil Biaya Pendidikan (BPP) dan SPP. -184 mahasiswa diberikan kebijakan pengurangan besaran UKT per semester. Sedangkan 124 mahasiswa lainnya diberikan cuti tetap sebesar UKT hingga lulus dari ITB.

Khusus bagi mahasiswa ITB yang belum membayar UKT atau Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) Semester I 2023/2024, maka tidak dapat mengisi formulir rencana studi Semester II 2023/2024. Naomi mengatakan, mahasiswa jurusan ini dapat mengajukan cuti belajar dan dibebaskan dari biaya BPP, sehingga tidak mempengaruhi waktu perjalanan studinya.

“Jika siswa tidak mengajukan libur sekolah, maka status siswanya di PD Dikti akan dianggap tidak aktif atau tidak memiliki kartu belajar siswa, sehingga waktu belajarnya akan dihitung ulang dan dibayar 50 persen. BPP sesuai dengan ketentuan yang berlaku. syaratnya.,” kata Naomi.

Seluruh proses pengelolaan akademik dan keuangan diatur sepenuhnya dalam Pedoman Tata Kelola ITB. Menurut Naomi, siswa terikat dan dapat mengakses aturan tersebut kapan saja untuk memahaminya dengan benar. Jika tidak tersedia, mahasiswa dapat menanyakan kepada Fakultas, Sekolah, dan Bimbingan Kemahasiswaan ITB kapan saja.

Sebelumnya ada pemberitaan di media sosial tentang mahasiswa ITB yang membayar biaya sekolahnya menggunakan pinjaman online atau pinchol. Menurut Naomi, kewajiban membayar UKT setiap semester adalah wajib sehingga setiap mahasiswa ITB harus memenuhinya. Ketentuan ini mengacu pada Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 25 Tahun 2020.

Pilihan Redaksi: Berbagai Artikel Tentang Penerimaan Mahasiswa Baru ITB 2024 Dari Tenaga Hingga Kuota Kuliah KIP

Satgas yang ditunjuk mengimbau masyarakat tidak menggunakan pinjol ilegal atau pinpres serta tetap berhati-hati dan berhati-hati. Baca selengkapnya

Bukan hal yang aneh jika mahasiswa harus membayar biaya UKT yang besar yang melintasi jalurnya. Baca selengkapnya

Salman Charity House menyalurkan dana Zakat Gaja untuk mengatasi permasalahan biaya pendidikan mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB). Baca selengkapnya

Petisi, teguran, dan demonstrasi publik banyak digunakan untuk mengekspresikan protes mahasiswa setempat terhadap pemerintahan Jokowi. 3 Pahami aturannya. Baca selengkapnya

Profesi dan mahasiswa sangat penting bagi Jokowi, dengan puluhan perguruan tinggi yang terdaftar. Baca selengkapnya

Berbagai kalangan terus mengkritik Jokowi jelang pemilu 2024. Adi Prayitno mengatakan, “Guru besar dan akademisi adalah fondasi terakhir demokrasi. Baca selengkapnya

Komisi Pengawas Persaingan Usaha atau KPPU telah memperluas penyelidikan atas dugaan pemrosesan kartu kredit. Mengapa? Baca selengkapnya

Dewan Pengawas Kompetisi (KPPU) turun tangan menyusul beberapa kasus siswa membayar biaya sekolah dengan mengambil pinjaman. Baca selengkapnya

Pilihan membayar UKT dengan pinjaman sempat menuai kontroversi. Sejak tahun 2012, pemerintah lalai memberikan pinjaman mahasiswa tanpa bunga sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Pendidikan Tinggi. Baca selengkapnya

Anees Basveden dan Ganjar Pranowo menyebut UKT yang mahal menjadi beban mahasiswa saat debat capres. Berikut adalah informasi biaya kuliah tunggal. Baca selengkapnya

Dirut Danacita Buka Suara soal Layanan Bayar UKT: Kami Bukan Pinjol

Ebadi , Jakarta – Direktur Utama PT Inclusive Finance Group atau Danacita, Alfonsus Wibowo menanggapi beredarnya informasi menyesatkan tentang kehadirannya sebagai penyedia layanan biaya kuliah tunggal (UKT) bagi mahasiswa termasuk Institut Teknologi Bandung. ITB).

Alphonsus menegaskan, perusahaannya bukanlah pinjaman online (Pinjol). Danasita merupakan perusahaan fintech peer-to-peer (P2P) yang disahkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Rasanya tidak tepat untuk membenci atau mengkategorikan Danshita. Saya kira ini poin pertama,” kata Alphonsus dalam acara media briefing di Hotel Des Indies, Jakarta, Jumat, 2 Februari 2024.

Menurutnya, utang mempunyai stigma negatif karena sering dikaitkan dengan kegiatan pinjam meminjam yang dikaitkan dengan kegiatan ilegal dan tidak etis.

Lebih lanjut Alphonsus menekankan empat prinsip dasar yang selalu diterapkan Danasita. Pertama, 100 persen biaya pembiayaan yang diproses dan diajukan adalah untuk biaya pendidikan.

Kedua, kata Alphonsus, Dansita menganut kebijakan bahwa seluruh dana yang dikucurkan ditransfer atau dikirim langsung ke lembaga pendidikan saja.

Ketiga, Danacita bekerjasama dengan lembaga pendidikan sebagai solusi pembayaran tambahan. “Saya pikir kata kuncinya ada di sana. Solusi tambahan, melengkapi solusi lain yang diikuti dengan baik oleh institusi pendidikan.” “Keputusan akhir ada di tangan masing-masing siswa atau orang tua

Berikutnya: Prinsip keempat, Dancita mempunyai itikad baik.

Prinsip keempat, Danacita mempunyai itikad baik, dimana perusahaan ingin melakukan perjalanan edukasi. “Untuk mencapai hal tersebut, kami memahami bahwa ada etika yang harus ditegakkan,” ujarnya.

Sebagai perusahaan P2P lending, Danacita mengaku telah mematuhi peraturan dan pedoman yang berlaku, termasuk tata cara penagihan. “Tujuan utama kami adalah melihat solusi (pendanaan) bukan sebagai masalah baru,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Eksekutif OJK yang membawahi pengelolaan usaha jasa keuangan, pendidikan, dan perlindungan konsumen Frederica Vidyasari Devi mengatakan kerja sama keduanya tidak melanggar aturan. Danshita sendiri sudah mendapat izin dan kesepakatan antara pihak kampus dan pihak platform adalah sah.

Sah, kami juga sudah mengirimkan izin ke OJK. Kedua, kalau itu kesepakatan bisnis antara dua pihak, ya silakan saja, yang penting kedua belah pihak punya kesepakatan. penilaian. Ya,” kata Frederica dalam jumpa pers di Gedung Wisma Mulia 2 Jakarta, Kamis, 1 Februari 2024.

Seperti diberitakan sebelumnya, ITB berkolaborasi dengan platform fintech peer-to-peer Danacita untuk menawarkan cicilan biaya kuliah mahasiswa.

Berdasarkan gambar yang viral di media sosial, pinjaman tersebut disebut diberikan tanpa uang muka atau jaminan apa pun. Siswa dapat memilih opsi pembayaran untuk jangka waktu 6 bulan atau 12 bulan.

Namun pinjaman ini mempunyai bunga. Misalnya, jika peminjam mengajukan pendanaan sebesar Rp 12,5 juta dalam jangka waktu 12 bulan, maka peminjam akan membayar Rp 1.291.667 per bulan. Hal ini memicu protes masyarakat karena pinjaman komersial berbunga tidak sesuai dengan amanat UU Dikti 12/2012.

Pilihan Redaksi: Mahfud MD Pamit, Menteri Mana yang Mundur?

Mahasiswa mengkritik pemerintahan Jokowi dan mempertanyakan memburuknya demokrasi. Baca selengkapnya

Puluhan akademisi perguruan tinggi terus mengkritik Jokowi jelang pemilu 2024. Apa itu komunitas akademis? Baca selengkapnya

Mantan aktivis diduga mengancam pertemuan integrasi mahasiswa di Universitas Trilogi terkait pemakzulan Presiden Jokowi. Baca selengkapnya

Seorang mahasiswa Universitas Trilogi diserang secara fisik, mengakibatkan luka di dahinya. Ketua BEM ini mengaku rekan-rekannya masih merasa khawatir. Baca selengkapnya

YLBHI mengatakan intimidasi terus terjadi. Kantor mereka juga dipajang pada Senin, 5 Februari. Baca selengkapnya

Ketua YLBHI Muhammad Isnoor mengimbau masyarakat tidak takut untuk bersuara. Baca selengkapnya

Salman Charity House menggalang dana Zakat Gaza untuk mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk mengatasi tunggakan biaya kuliah. Baca selengkapnya.

Polres Metro Jakarta Selatan akan mulai mengusut kasus pengancaman terhadap mahasiswa Universitas Trilogi mulai Senin depan. Baca selengkapnya

Petisi, dekrit, dan manifesto banyak digunakan untuk mengungkapkan penolakan civitas akademika terhadap pemerintahan Jokoi. 3 Pahami persyaratannya. Baca selengkapnya

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pintar saja tidak cukup, tapi juga benar. Baca selengkapnya