Pakar Budaya Sebut Bojonegoro Motor Rendezvous Masuk Ekosistem Ekonomi Kreatif

Ebadi, BOJONEGORO – Acara kumpul sepeda motor terbesar digelar dengan nama Bojonegoro Motor Rendezvous.

Ratusan bikers dari berbagai komunitas berkumpul di Cafe Baresta. Acara tersebut juga dihadiri oleh bintang tamu dari DBN Kustik Merlis To, Madha Soentoro, Baba Fadjar dan Singgih Baruna yang merilis lagu perdananya bertajuk Aku, Kamu, Kita, Teguh.

BACA JUGA: Saksikan Pembuatan Gong, Fery Farhati terkagum-kagum dengan kekayaan budaya Indonesia

“Saya disambut Dulur Dulur Nom Noman (saudara baru) di Bojonegoro. Teman-teman bilang kita perlu forum pemersatu. Saya tanya lagi idenya apa. Mereka bilang ke saya Bojonegoro Motor Rendezvous. Saya langsung bilang oke, kita lakukan Salam Partai Rakyat Aspal Satu,” ujar Teguh Haryono, warga Bojonegoro yang kini ahli di bidang bela budaya.

Menurut Teguh, gagasan untuk mempertemukan generasi muda merupakan hal yang penting. Bukan hanya di Bojonegoro, tapi seluruh Indonesia.

BACA JUGA: Perpusnas Pertajam Program 2024 Ciptakan Budaya Literasi

Sebab, generasi muda mempunyai harapan terhadap masa depan pertahanan budaya Indonesia. Menurutnya, para bikers muda ini masuk dalam ekosistem ekonomi kreatif. Banyak usaha kreatif yang bermunculan dari komunitas ini, salah satunya adalah pakaian sepeda motor.

Persiapan Bojonegoro Motor Rendezvous (hanya) seminggu. Kita sharing (mengadu) ke Mas Teguh. lagu “Bojonegoro Motor Rendezvous – sebuah kebangsaan yang namanya cocok banget buat cowok-cowok motor. I You We Are Firm,” jelas Dwi Putra Puguh, Koordinator Panitia Penyelenggara Bojonegoro Motor Rendezvous.

BACA JUGA: Pembinaan Budaya Betawi Pengaruhi Pertumbuhan Industri Pariwisata

Bojonegoro Motor Rendezvous merupakan hasil kolaborasi banyak komunitas. Diantaranya adalah KSB (Bojonegoro Scooter Community) yang dipimpin oleh Pandi Palton, BJC (Bojonegoro Jupiter Club) yang dipimpin oleh Samsul, F1BER (Fiz R Bojonegoro Error) yang dipimpin oleh Puji Rustanto, adalah Papi Scoot bersama kakek buyutnya Dhe Ali, adalah Petersoon Motor yang dipimpin oleh Pandi Palton. oleh Dhe Salim dan merupakan Kebudayaan Adat Bojonegoro yang dipimpin oleh Affan.

Kemitraan ini tetap terbuka untuk semua komunitas, antara lain Komunitas Seni Sanduran Wing Window Studio yang menghibur para bikers dengan seni tradisional sandura, dan Komunitas Kopi Baresta yang menyediakan kopi untuk kumpul-kumpul sepeda motor, tidak hanya komunitas sepeda motor saja.

Kami berharap Bojonegoro Motor Rendezvous menjadi acara pertemuan lintas komunitas terbesar se-Indonesia. (flo/jpnn)