Laga RANS Nusantara FC vs Arema FC di Liga 1, Pelatih Widodo C Putro Tak Ingin Ubah Fondasi Singo Edan

Ebadi, Jakarta – Pelatih Widodo Cahyono Putro mengaku senang dengan antusiasme para pemain Arema FC dalam latihan jelang jeda BRI Liga 1 2023-2024. Mantan pemain internasional Indonesia itu yakin keharmonisan dengan para pemain bisa berjalan baik dan 10 pertandingan sisa bisa dijalani dengan lebih mudah.

“Kalau dilihat berarti senang dengan semangat pemain di setiap latihan. Saya lihat juga. Saya latih pemain di latihan. Saya lihat mereka antusias, bersemangat sekali dalam latihan. Saya harap ini bisa menjalin chemistry, persatuan dan saling menghormati.” di antara para pemain,” kata Widodo seperti dikutip dari situs Liga Indonesia Baru.

Widodo mengaku tak ingin mengubah fondasi tim yang dibangun pelatih sebelumnya. “Yang terpenting adalah bagaimana para pemain bisa menerima dan mau melatih saya. Kalau kita terus berlatih dan tidak bisa menerimanya, itu saja sudah cukup dan rasa malas adalah hal yang tidak bisa kita lakukan,” lanjut mantan pelatih Deltras FC itu.

Ia mengaku hanya melakukan perubahan dari sisi taktis tim berdasarkan evaluasi dan analisis hasil laga melawan PSIS Semarang pekan lalu. Saya tidak akan mengubah dari awal, jadi kita lihat mood pemainnya. Mungkin sedikit taktis, ini juga kita evaluasi kemarin,” kata Widodo.

“Saya melihat pertandingannya, kenapa 4-1. “Apa yang bisa kami tingkatkan? Saya tidak ingin berubah, saya hanya ingin berkembang,” kata pelatih berusia 53 tahun itu.

Selain mempersiapkan tim, ia juga menjaga moral para pemain. Menurutnya, menjaga moral para pemain menjadi faktor penting untuk meningkatkan motivasi para pemain tim berjuluk Singo Gila itu mengeluarkan talenta terbaiknya demi meraih hasil positif dan menyapu bersih sisa pertandingan musim ini.

Arema FC masih berada di zona degradasi Liga 1. Singo Edan masih berada di peringkat 16 dengan 21 poin setelah 24 pertandingan. Mereka masih unggul lima poin dari Persita Tangerang yang berada di sisi aman.

Arema FC dan RANS Nusantara FC saling berhadapan pada laga ke-25 BRI Liga 1 2023/24. Laga tersebut akan digelar di lapangan netral Stadion Sultan Agung Bantul pada Kamis, 22 Februari 2024.

Pilihan Redaksi: Liga 1 Pekan 25 Dimulai Kamis 22 Februari 2024, Simak Kompetisinya di Papan Atas Tabel

Laga Persikabo 1973 kontra Borneo FC akan dimainkan hari ini pada pekan ke-25 Liga 1 2023-2024. Lihat jadwal dan prediksi langsung. Baca selengkapnya

Persija Jakarta dan Madura United akan saling berhadapan pada pekan ke-25 Liga 1 2023-2024. Lihat jadwal dan prediksi langsung. Baca selengkapnya

Jadwal sepak bola Kamis malam hingga Jumat pagi, 22-23 Februari 2024, dengan Liga 1 Indonesia, Liga Europa, Liga Conference, Liga Champions Asia. Baca selengkapnya

Kompetisi Liga 1 Indonesia pekan ke-25 kembali berjalan setelah sempat rehat akibat pemilihan umum. Baca selengkapnya

Pelatih Bhayangkara FC Mario Gomez mengumumkan timnya akan bermarkas di Stadion PTIK Jakarta hingga akhir musim Liga 1 2023-2o24 berakhir. Baca selengkapnya

Jadwal Persib Bandung pekan ke-26 Liga 1 antara lain laga tandang melawan Barito Putera. Baca selengkapnya

Borneo FC membawa 21 pemainnya saat menyambangi Markas Persikabo 1973 pada pekan ke-25 Liga 1. Baca semua

General Manager PSSI Erick Thohir mengatakan penerapan Video Assistant Referee (VAR) di kompetisi Liga 1 sudah lama tertunda. Baca selengkapnya

Erick Thohir mengatakan, pihaknya akan berkomunikasi dengan klub-klub Liga 1 terkait pelepasan pemain Timnas U-23 Indonesia. Baca selengkapnya

Persib Bandung mendapat tugas promosi melawan PS Barito Putera pada pekan ke-25 BRI Liga 1 2023-2024 di Stadion Sultan Agung. Baca selengkapnya

Arema FC Angkat Widodo Cahyono Putro Sebagai Pelatih Kepala

Ebadi, MALANG– Manajemen Arema FC menunjuk Widodo Cahiono Putro sebagai pelatih kepala menggantikan Fernando Valente yang akan memimpin tim berjuluk Singo Idan pada kompetisi BRI Liga 1 2023/2024.

YB Dwi Andreas, Manajer Arema FC di Malang, Jawa Timur, Jumat (9/2/2024) menunjuk Widodo Cahyono Putro sebagai pelatih kepala, sebuah langkah cepat dalam manajemen tim menggantikan pelatih asal Portugal Fernando Valente. .

“Dalam situasi seperti ini manajemen harus bergerak cepat dan pilihan akhirnya jatuh pada Widodo Kahiono Putro yang memimpin tim,” kata Wibi.

Dipilihnya Widodo sebagai pelatih kepala karena dinilai memiliki karakter yang kuat dalam memimpin tim, kata YB. Apalagi, Arema FC saat ini membutuhkan sosok yang berkarakter untuk mendongkrak prestasi tim agar terhindar dari zona degradasi.

Ia mengatakan, pengalaman Widodo juga dimanfaatkan untuk menghidupkan kembali Arema FC yang saat ini berada di peringkat ke-16 klasemen BRI Liga 1 2023/2024.

Alasan pertama adalah karakter dan pengalaman. Kami yakin pelatih Widodo adalah sosok pelatih yang berkarakter dan berpengalaman. Tentu saja hal ini dilakukan sebagai upaya agar Arema FC terhindar dari zona degradasi, ujarnya.

Di sisa musim ini, ia yakin sosok pelatih lokal menjadi pilihan utama karena Arema FC perlu meminimalisir risiko termasuk proses adaptasi. Di masa seperti sekarang ini, manajemen Arema FC harus mempunyai banyak pilihan strategis.

General Manager Arema FC Mohamed Usrinal Fitrandi mengatakan, proses penyesuaian pelatih lokal dengan pelatih asing memang berbeda. Kedatangan pelatih asing dinilai membutuhkan waktu adaptasi yang cukup lama.

Artinya saat ini kita harus punya pilihan strategis, dipilih pelatih lokal karena tidak butuh waktu lama dari sisi adaptasi karena penting komunikasi dengan pemain, ujarnya.

Sebelumnya, manajemen Arema FC memutuskan memutus kontrak pelatih asal Portugal Fernando Valente setelah kalah 1-4 di final dari PSIS Semarang pada laga lanjutan Ligue 1 musim 2023/2024.

Manajemen Arema FC mengapresiasi kontribusi Valente dalam membantu transformasi mental tim pasca tragedi di Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022. Namun kebutuhan tim untuk segera pulih dari situasi menjadi fokus utama.

Arema FC yang sudah melakoni 24 laga dikabarkan berhasil meraih 5 kemenangan, 8 kali imbang, dan 13 kekalahan. Arema FC berada di posisi ke-16 dengan total 21 poin.

Demi Bertahan di Liga 1, Arema FC Ingin Keluar dari Zona Degradasi

Arema FC ingin segera meninggalkan zona Liga 1 2023-2024. Ini agar tim tetap berada di kompetisi teratas di negara ini.

Saat ini Arema masih duduk di papan bawah klasemen, tepatnya di posisi ke-16 klasemen Liga 1. Klub berjuluk Singo Gila itu sejauh ini sudah mengumpulkan 21 poin dari 24 pertandingan yang dimainkan.

Pelatih Arema FC Fernando Valente mengatakan timnya harus terus berusaha keluar dari zona degradasi. Karena itu, Arema FC harus bekerja lebih keras pada pertandingan yang dilakoninya.

“Tujuan kami adalah keluar dari zona degradasi. Kami sudah bicara sejak awal, kami tidak melakukan keajaiban, tapi yang bisa kami katakan adalah semua orang di tim ini semakin membaik dan kami harus belajar dari kesalahan kami,” kata Fernando Valente. , dikutip dari laman PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Kamis (8/2/2024).

Pelatih asal Portugal itu mengatakan, internal tim kini memang perlu saling memperkuat dan percaya. Sebab kekompakan ini akan berdampak positif terhadap semangat para pemain dalam memperjuangkan kemenangan.

Saya berharap semua orang di tim ini, termasuk manajemen, pelatih, dan semua orang, dapat membantu para pemain untuk mengeluarkan tim ini dari zona degradasi. Saat ini, setiap pertandingan adalah final. Jika kami tidak mendapatkan poin, akan sangat sulit bagi kami untuk keluar dari zona degradasi,” kata Fernando Valentine.

Fernando Valente mengatakan, Arema FC masih punya 10 pertandingan tersisa di Ligue 1 musim ini. Oleh karena itu, timnya tidak boleh kehilangan poin jika tidak ingin terdegradasi ke Liga 2.

“Ini pertarungan besar karena tim sudah mempersiapkan diri untuk kuat. Mereka punya mentalitas yang bagus untuk keluar dari zona degradasi,” ujarnya.