Rajin Keramas tapi Berketombe, Pakar Ungkap Sebabnya

Selamat datang Ebadi di Situs Kami!

Ebadi, Jakarta – Tak seorang pun ingin memiliki ketombe di kepalanya. Selain itu, serpihan putih ini sering kali menempel pada pakaian dan terlihat jelas saat rambut berwarna hitam dan pakaian berwarna gelap sehingga membuat tidak nyaman. Rajin Keramas tapi Berketombe, Pakar Ungkap Sebabnya

Namun kebanyakan orang masih bingung membedakan ketombe dengan kulit kepala, kata dokter kulit North Carolina, Dr. Chris Antigun. Padahal ketombe bukanlah kulit kepala. Ketombe adalah masalah kulit yang disebut dermatitis seboroik. Berikut penyebab ketombe dan cara mengobatinya.

Apa itu Ketombe Dermatitis seboroik adalah suatu kondisi kulit umum yang ditandai dengan munculnya ketombe atau bercak pada kulit. Warna bintik bervariasi sesuai warna kulit dan dapat menyebabkan kulit kering, berminyak, atau gatal. Dermatitis seboroik biasanya terjadi pada bagian kulit yang banyak menghasilkan minyak, seperti kulit kepala, kedua sisi hidung, alis, telinga, dada, bahkan kelopak mata.

Penyebab Ketombe Ketombe biasanya disebabkan oleh reaksi peradangan Malassezia furfur, bakteri yang hidup dan berkembang biak di kulit manusia. Menurut Adigun, penderita biasanya memiliki lebih banyak bakteri di kulitnya, bakteri tidak cocok di kulitnya, atau kombinasi keduanya. Tak Bisa Lagi Pakai Obat Rumahan, Kapan Waktunya Batuk Perlu Diperiksa ke Dokter?

Mengapa Ketombe Muncul Tiba-Tiba Dermatitis seboroik memiliki banyak penyebab. Penyebab umumnya adalah kulit kepala tidak dicuci dalam waktu lama, yang menyebabkan bakteri berkembang biak hingga tingkat yang tidak dapat lagi ditoleransi oleh kulit. “Kulit ada batas toleransinya, sama halnya dengan teman, kalau mengganggu pasti marah. Sama halnya dengan ketombe,” kata Adigun kepada USA Today.

Mengapa saya bisa ketombe padahal saya sudah rutin mencuci rambut?Seberapa sering Anda harus mencuci rambut untuk mengatasi ketombe berbeda-beda pada setiap orang. “Ada yang ketombe baru dua minggu keramas, ada pula yang 1-2 hari tidak keramas dan sudah berketombe. Jadi carilah jadwal keramas yang terbaik,” saran Adigun.

Bagi yang rentan berketombe, ia merekomendasikan sampo dengan kandungan antijamur dan mencuci rambut sesering mungkin. Langkah ini dapat membantu mengurangi jumlah bakteri di kulit kepala dan juga ketombe.

Pilihan Editor: Cara perawatan rambut murah, cukup gunakan bahan-bahan sederhana ini

Sisir rambut yang digunakan beberapa kali dalam sehari dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri, jamur, ketombe, dan minyak sehingga sebaiknya dicuci secara rutin. Baca selengkapnya

Kurangnya perawatan rambut dapat menyebabkan rambut rontok, kering, patah dan berminyak. Baca selengkapnya

Wol adalah pilihan populer untuk pakaian musim dingin. Namun, mereka mengklaim bahwa topi wol bisa merusak rambut. Baca selengkapnya

Di bawah ini beberapa solusi alami yang bisa menjadi solusi bagi Anda yang ingin mengatasi masalah rambut rontok secara alami. Baca selengkapnya

Mencuci rambut terlalu sering akan menghilangkan minyak alami, sehingga menghilangkan kelembapan rambut dan mengeringkannya, tetapi periksa juga jenis rambut Anda. Baca selengkapnya

Rambut panjang memang menawan, namun merawat rambut panjang bukanlah perkara mudah. Simak beberapa tips merawatnya agar cantik dan sehat. Baca selengkapnya Rajin Keramas tapi Berketombe, Pakar Ungkap Sebabnya

Menurut para ahli, salah satu cara untuk mempercepat pertumbuhan rambut adalah dengan pijat kepala. Lihat tipsnya. Baca selengkapnya

Hingga saat ini bawang putih dikenal sebagai bumbu masakan. Siapa sangka bawang putih mempunyai efek menguntungkan pada perawatan rambut dan kulit? Baca selengkapnya

Telur adalah sumber protein dan biotin yang sangat baik, keduanya penting untuk kesehatan rambut. Berikut makanan lain dengan manfaat serupa. Informasi lebih lanjut

Kulit kepala yang sehat adalah kunci rambut indah dan berkilau. Sayangnya, kita sering mengabaikan kesehatan kulit kepala dan lebih fokus pada perawatan rambut. Baca selengkapnya