Mendikbudristek Buat Aturan Baru: Skripsi Bukan Lagi Syarat Kelulusan Wajib Bagi Mahasiswa

Sugeng rawuh Ebadi di Portal Ini!

Ebadi Edukasi – Kabar baik bagi pelajar! Mendikbudristek Buat Aturan Baru: Skripsi Bukan Lagi Syarat Kelulusan Wajib Bagi Mahasiswa

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi atau Mendikbudristek Nadiem Makarim menerbitkan peraturan final tentang standar kelulusan mahasiswa S1 atau D4 atau terapan, ketika skripsi tidak menjadi syarat utama kelulusan. Deretan Lagu Nasional yang Bertemakan Kemerdekaan Indonesia

Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Permendikbudristek) tahun 2023 tentang pengendalian mutu pendidikan tinggi. Aturan terbaru ini pernah dibahas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dalam Merdeka Belajar Episode 26: Perubahan Standar Nasional dan Akreditasi Perguruan Tinggi.

Namun syaratnya program studi mahasiswa tersebut menerapkan kurikulum berbasis proyek atau bentuk lain yang sejenis. Sementara bagi mahasiswa dalam kampus yang tidak menempuh program studi tersebut, Nadiem mengatakan, syarat kelulusan perguruan tinggi tidak harus berupa skripsi. Bentuk lainnya adalah prototipe, proyek atau bentuk lain yang sejenis. Kegiatan terakhir ini dapat dilakukan secara individu maupun kelompok.

“Makalah akhir itu bentuknya bermacam-macam. Bisa berupa prototype, bisa berupa proyek atau bentuk lainnya, jadi bukan sekadar tesis atau disertasi. Bukan berarti tidak mungkin. Yang menang Bukan tesis atau disertasi, tapi keputusan itu ada di universitas masing-masing,” kata Nadiem, yang diposting di YouTube Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI pada Selasa, 28 Agustus 2023.

Pada acara yang mengusung tema “Kemerdekaan Belajar: Mengubah Standar Nasional dan Akreditasi Perguruan Tinggi” itu, Nadiem mengatakan, keterampilan mahasiswa saat ini tidak diukur dengan skripsi, namun bisa diukur dengan pekerjaan lain. “Tetapi di dunia sekarang ini, ada berbagai cara bagi lulusan kita (siswa) untuk menunjukkan kemampuan atau kompetensinya,” ujarnya.

“Misalnya, apakah kita ingin menguji kemampuan masyarakat dalam menjaga lingkungan, kemampuan mereka menulis makalah penelitian atau tesis? Atau kita ingin menguji kemampuan mereka dalam melaksanakan proyek di bidang ini?”

“Ini jangan sampai menjadi keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” tegasnya. Mendikbudristek Buat Aturan Baru: Skripsi Bukan Lagi Syarat Kelulusan Wajib Bagi Mahasiswa

Nadiem berharap dengan aturan tersebut, setiap program studi bisa lebih leluasa menentukan persyaratan kompetensi lulusannya melalui skripsi atau bentuk lainnya. Namun mahasiswa MA atau MSc harus mempublikasikan artikel di jurnal ilmiah terakreditasi, dan kandidat PhD harus mempublikasikan artikel di jurnal internasional. 30 siswa dari 6 negara diajari cara mendaur ulang limbah bahan bakar. Sebanyak 30 mahasiswa nasional dan internasional mengunjungi Industri Pengelolaan Sampah Terpadu – Pengelolaan Sampah, Mandiri (IPST ASARI), Linda, Serdag, Kilegon. Ebadi 10 Februari 2024