Gelar Seminar AI di UPI & Unpad, Yandex Ingin Ciptakan Lingkungan Digital Lebih Aman

Selamat datang Ebadi di Portal Ini!

Ebadi, JAKARTA – Perusahaan teknologi internasional Yandex menggelar seminar di Universitas Indonesia (UPI) dan Universitas Padjadjaran (Unpad) selama dua hari, Senin hingga Selasa (23/22/1). Gelar Seminar AI di UPI & Unpad, Yandex Ingin Ciptakan Lingkungan Digital Lebih Aman

Seminar bertema “Kecerdasan Buatan dan Etika” ini merupakan bagian dari kampanye Yandex yang didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Masyarakat AI Indonesia (IAIS).

Baca selengkapnya: YouTube mengembangkan chatbot menggunakan teknologi kecerdasan buatan

Alexander Popovskiy, wakil presiden strategi di Yandex Search, mengatakan kampanye ini bertujuan untuk menampilkan lanskap AI di Indonesia, mengeksplorasi praktik terbaik, dan mendiskusikan bagaimana kecerdasan buatan (AI) dapat membantu menciptakan lingkungan digital yang lebih aman. Tahun 2024, Indosat Targetkan Internet Berkualitas di Indonesia Timur

Selain itu, seminar ini juga unik karena memungkinkan Anda bertukar pengalaman dan berkontribusi kepada masyarakat. Perkembangan digital dan teknologi di Indonesia.

Baca selengkapnya: Yandex memberikan manfaat kepada komunitas digital dan telah terdaftar sebagai ESO di Indonesia

“Kami percaya bahwa konstruksi dan penggunaan AI yang bertanggung jawab dapat meningkatkan kepercayaan terhadap teknologi yang menentukan masa depan kita,” kata Alexander dalam keterangannya, Jumat (26 Januari).

Pada saat yang sama, Direktur DIA UPI, Prof. Achmad Bukhori mengatakan bahwa UPI dan Yandex dapat membentuk kemitraan yang bermakna untuk mengatasi tantangan dan menciptakan peluang di industri AI.

Baca selengkapnya: Pendiri mesin pencari Rusia Yandex meninggal karena usia tua

“Dengan berkolaborasi dengan Yandex, kita dapat berpartisipasi dalam kemitraan inovatif yang diharapkan dapat menciptakan perspektif internasional,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Jurusan Ilmu Komputer Universitas Padjadjaran, Dr. Setiawan Hadi mengatakan AI secara umum menawarkan kreativitas dan inovasi bagi semua orang.

Tidak hanya bidang ilmu komputer yang terkena dampaknya, tetapi juga bidang lain, seperti budaya, politik, bahkan ekonomi.

“Oleh karena itu, perlu dipertimbangkan dampak yang mungkin terjadi terhadap perekonomian, ilmu sosial, dan seni,” kata Profesor Deni.

Profesor Deni Darmawan memberikan kuliah umum bertajuk “Kecerdasan Buatan Berbasis Perspektif Bio-Komunikasi (Analisis Bisnis Cerdas Masa Depan Lintas Sektor untuk Penyelenggaraan Pendidikan)”. Gelar Seminar AI di UPI & Unpad, Yandex Ingin Ciptakan Lingkungan Digital Lebih Aman

Ia menjelaskan tentang otak manusia dan bagaimana desainnya menciptakan kecerdasan buatan.

Menurutnya, metode komunikasi biologis membantu menjelaskan AI dalam konteks pemrosesan informasi di bagian otak manusia. (dd/ypnn)

Baca artikel lainnya… 2 pelaku kekerasan terhadap anak di Makassar menggunakan situs Yandex untuk menjual organ tubuh korban