Daftar Ilmuwan Islam yang Coba Dihilangkan dalam Sejarah Dunia

Sugeng rawuh Ebadi di Portal Ini!

KAIRO – Ilmuwan Islam telah memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di dunia. Namun kontribusinya seringkali dilupakan atau diabaikan dalam sejarah dunia, khususnya oleh Barat. Daftar Ilmuwan Islam yang Coba Dihilangkan dalam Sejarah Dunia

Ada banyak alasan mengapa hal ini terjadi. Salah satu alasannya adalah kurangnya minat terhadap sejarah Barat. Viral Batu Besar Bersarang di Dalam Vagina Wanita Muda, Ini Penyebabnya

Sejarah Barat sering menggambarkan sejarah sains sebagai perkembangan linier, dimulai dari Yunani kuno dan berlanjut hingga Eropa.

Menurut laporan Teheran, hal ini berarti kontribusi para ilmuwan Islam seringkali diabaikan atau bahkan dianggap sebagai karya ilmuwan Barat.

Alasan lain yang menyebabkan kita melupakan kontribusi ilmuwan Islam adalah karena perang salib dan kolonialisme. Kedua peristiwa ini menyebabkan perpecahan antara dunia Islam dan Barat.

Perang salib menimbulkan permusuhan antara kedua faksi, yang berdampak pada pandangan Barat terhadap Islam dan para ulama Islam. Kolonialisme juga menyebabkan konsolidasi budaya dan penyitaan kekayaan intelektual di dunia Islam.

Berikut beberapa cendekiawan Islam yang kontribusinya terhadap sejarah dunia sering dilupakan atau diabaikan:

Ibnu Sina (Avicenna), seorang filosof, ilmuwan dan dokter yang hidup pada abad ke 10. Ia dikenal sebagai salah satu orang yang paling berpengaruh dalam perkembangan ilmu pengetahuan di dunia. Karyanya di bidang kedokteran, matematika, astronomi dan filsafat masih dipelajari sampai sekarang. Daftar Ilmuwan Islam yang Coba Dihilangkan dalam Sejarah Dunia

Al-Khawarizmi, seorang matematikawan dan astronom yang hidup pada abad kesembilan. Ia dikenal sebagai “bapak aljabar” dan “bapak trigonometri”. Kiprahnya di bidang matematika dan astronomi memberikan pengaruh yang besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di dunia Barat.