Apa Itu Sivitas Akademika yang Terus Lakukan Kritik terhadap Jokowi?

Selamat datang Ebadi di Portal Ini!

Ebadi – Belakangan ini istilah akademisi sering muncul di berbagai pemberitaan, terutama terkait fenomena aksi sejumlah kampus yang mengkritik Presiden Joko Widodo atau pemerintahan Jokowi. Apa Itu Sivitas Akademika yang Terus Lakukan Kritik terhadap Jokowi?

Menurut Pasal 1(13) UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, civitas akademika adalah civitas akademika yang terdiri atas tenaga pengajar dan mahasiswa.

Dalam Pasal 11 undang-undang yang sama, istilah ini juga diartikan sebagai masyarakat yang mempunyai tradisi keilmuan dan budaya akademis. Budaya akademik ini mencakup sistem nilai, gagasan, norma, tindakan dan karya yang berlandaskan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai dengan prinsip pendidikan tinggi.

Pengembangan budaya akademik oleh civitas akademika dapat berlangsung melalui interaksi sosial, tanpa memandang perbedaan kebangsaan, agama, ras, golongan, jenis kelamin, status sosial, tingkat ekonomi atau aliran politik.

Civitas akademika juga mempunyai tanggung jawab untuk memelihara dan mengembangkan budaya akademik tersebut, dengan memperlakukan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai proses dan produk, tetapi juga sebagai paradigma amal dan moralitas.

Mereka diharapkan terlibat dalam proses pembelajaran, pencarian kebenaran ilmiah, penguasaan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pengembangan perguruan tinggi sebagai lembaga penelitian. Asus ROG Umumkan Jajaran Laptop Gaming 2024, Dijual Bulan Depan, Berapa Harganya?

Ayat 1 Pasal 47 juga menyebutkan bahwa civitas akademika mempunyai kegiatan untuk kepentingan umum. Tujuannya mengamalkan dan membudayakan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan masyarakat.

Selain itu, Pasal 79 ayat 4 menyatakan bahwa seluruh sivitas akademika dapat menggunakan berbagai materi pendidikan terbuka yang disediakan dan dikembangkan oleh pemerintah.

Pengajar

Dosen adalah pendidik profesional dan peneliti yang bertanggung jawab terhadap transformasi, pengembangan, dan diseminasi ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sebagai anggota civitas akademika, dosen mempunyai peranan penting dalam mentransformasikan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada mahasiswa. Guru bertanggung jawab menciptakan lingkungan belajar yang memungkinkan siswa aktif mengembangkan potensinya.

Selain itu, menurut Pasal 12 UU No. 12 Tahun 2012, dosen wajib menulis buku ajar atau buku ajar dan menghasilkan publikasi ilmiah sebagai sumber belajar mahasiswa dan mengembangkan budaya akademik.

Mahasiswa

Pada saat yang sama, mahasiswa diartikan sebagai mahasiswa pendidikan tinggi. Sebagai bagian dari civitas akademika, mereka dianggap sebagai individu yang matang dan memiliki kesadaran diri untuk mengembangkan potensinya di pendidikan tinggi.

Peserta didik harus aktif mengembangkan potensinya melalui pembelajaran, pencarian kebenaran ilmiah, serta penguasaan, pengembangan, dan pengamalan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Mereka mempunyai kebebasan akademik, mengutamakan penilaian dan akhlak mulia serta bertanggung jawab sesuai budaya akademik. Seorang mahasiswa berhak memperoleh pelayanan pendidikan sesuai dengan bakat, minat, potensi dan kemampuannya serta menyelesaikan program pendidikan sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing dan batas waktu yang ditentukan oleh universitas.

Pilihan Editor: Banyak Profesor dan Akademisi yang Kritik terhadap Jokowi, Ingat Pesan Bung Hatta kepada Kalangan Intelektual

Tujuh presiden Republik Indonesia akan segera habis masa jabatannya. Sukarno, Soeharto, BJ Habibi, Gus Durr, Megawati, SBI dan Jokowi punya takdirnya masing-masing. Baca selengkapnya

Presiden Jokowi menambah satu direktorat baru di Barescream Pole melalui Keputusan Presiden yang dikeluarkan pada 12 Februari 2024. Baca selengkapnya

Perilisan film “Dirty Voices” langsung menarik perhatian publik menjelang pemilu 2024, mengungkap tanda-tanda kecurangan sistematis dalam pemilu tersebut. Baca selengkapnya

Dalam pertemuan tersebut, Andi mengatakan, ada tiga hal yang disampaikan Jokowi, yakni Prabowo Subianto akan memenangkan Pilpres, Partai Solidaritas Indonesia akan beralih ke DPR, dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan akan turun suara. Baca selengkapnya

Zainal Arifin Mokhtar menanggapi laporan Suara Kotor. Baca selengkapnya Apa Itu Sivitas Akademika yang Terus Lakukan Kritik terhadap Jokowi?

Wakil Presiden Ma’ruf Amin buka suara terhadap fenomena demokrasi yang terjadi belakangan ini. Termasuk tanggapannya terhadap Dirty Vote. Baca selengkapnya

Istana melontarkan tudingan pemilu 2024 di bawah kepemimpinan Jokowi yang diduga penuh kecurangan. Baca selengkapnya

Profil DPP Fox yang melaporkan Direktur Dirty Vote dan tiga ahli hukum ke Mabes Polri. Baca selengkapnya

Jibran Rakabuming Raka mengatakan, Taman Balekambang Surakarta akan dikelola secara profesional dengan melibatkan pihak ketiga. Baca selengkapnya

Danny Indrayana mengatakan film dokumenter Dirty Vote juga telah memicu kegelisahan masyarakat selama lebih dari setahun. Baca selengkapnya