5 Tanda Serangan Jantung Akan Muncul, Nyeri Dada hingga Keringat Dingin

Wecome Ebadi di Situs Kami!

Jakarta – 5 Tanda Serangan Jantung Akan Muncul, Nyeri Dada hingga Keringat Dingin

Ada banyak tanda yang harus Anda waspadai dan waspadai sebelum serangan jantung muncul. Selain nyeri dada, beberapa gejala lain mungkin terjadi, seperti keringat dingin dan pembengkakan pada kaki.

Berbagai gejala yang muncul sebelum serangan jantung merupakan sinyal dari tubuh bahwa ada yang salah dengan fungsi tubuh. Meski demikian, berbagai gejala tersebut seringkali tidak disadari dan seringkali memberikan kesan bahwa serangan jantung terjadi secara tiba-tiba. Orangtua Wajib Waspada, Ini Tanda Anak Alami Gagal Ginjal Akut Misterius dan Harus Dilarikan ke Rumah Sakit

Nyeri dada merupakan salah satu tanda atau gejala klasik serangan jantung. Meski tidak selalu spesifik, Anda juga harus mewaspadai gejala-gejala berikut yang mungkin mengindikasikan akan terjadinya serangan jantung:

Lalu apa saja gejala dan tanda serangan jantung yang harus diwaspadai? Berikut ulasan dari berbagai sumber: 1. Malaise

Kelelahan bisa disebabkan oleh berbagai macam kondisi, bukan sekadar tanda serangan jantung. Meski demikian, gejala ini tidak boleh dianggap sepele, karena bisa menjadi salah satu tanda awal serangan jantung.

Dikutip dari Journal of American Heart Association, sekitar 70% wanita yang pernah mengalami serangan jantung melaporkan kelelahan yang tidak biasa pada bulan sebelum serangan. Jika Anda tiba-tiba merasa lelah dengan gejala seperti sesak napas atau jantung berdebar, segera dapatkan bantuan medis. insomnia

Masalah tidur atau susah tidur juga bisa menjadi tanda awal datangnya serangan jantung. Gejala ini lebih sering terjadi pada wanita. Disadur dari Medical News Today Sekitar 47,8 persen wanita yang mengalami serangan jantung mengalami gangguan tidur pada sebulan sebelum serangan. Sulit untuk bernapas

Masalah jantung juga bisa menimbulkan gejala seperti sesak napas. Hal ini terjadi ketika jantung tidak mampu memompa darah secara efisien, sehingga mengurangi suplai darah dan oksigen ke paru-paru. Hasilnya, tubuh Anda merespons dengan bernapas lebih cepat dan menyerap oksigen dari udara.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Pakistan pada tahun 2023 menemukan bahwa sekitar 34% orang yang mengalami serangan jantung mengalami gejala sesak napas sesaat sebelum serangan terjadi. Gejala bisa muncul berminggu-minggu atau berbulan-bulan sebelum serangan jantung. 4. Keringat dingin

Perhatian khusus harus diberikan pada keringat dingin di malam hari. Pasalnya, gejala tersebut bisa menjadi tanda akan terjadinya serangan jantung.

Keringat dingin merupakan suatu kondisi di mana tubuh memproduksi keringat secara berlebihan tanpa memperhatikan suhu lingkungan sekitar. Misalnya tubuh Anda berkeringat meski cuaca tidak panas atau Anda berada di ruangan yang sejuk.

Kondisi ini disebabkan oleh aktivitas jantung yang berlebihan. Ketika arteri jantung tersumbat, jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Hal ini dapat meningkatkan suhu tubuh sehingga tubuh lebih banyak mengeluarkan keringat untuk mengatasinya. 5. Pembengkakan pada kaki 5 Tanda Serangan Jantung Akan Muncul, Nyeri Dada hingga Keringat Dingin

Pembengkakan di kaki juga bisa menjadi tanda akan terjadinya serangan jantung. Mengutip dari Medlineplus, pembengkakan atau edema pada kaki terjadi ketika aliran darah ke area tersebut terhambat. Akibatnya, darah bisa menumpuk dan menyebabkan pembengkakan pada kaki.

Serangan jantung merupakan penyakit yang berpotensi mengancam jiwa jika tidak ditangani dengan baik. Selain itu, risiko serangan jantung juga dapat dikurangi dengan melakukan kebiasaan-kebiasaan berikut: Menghindari kebiasaan merokok dan paparan asap tembakau Membatasi asupan minuman beralkohol Mengonsumsi berat badan ideal Mengonsumsi makanan seimbang, berolahraga secara teratur, mengelola stres dengan baik, dan mengelola kondisi fisik Anda mencakup kondisi yang meningkatkan risiko serangan jantung, seperti tekanan darah tinggi dan diabetes. Tonton video “Seorang Pakar Menjelaskan Mitos Tentang Serangan Jantung” (ath/up)